Bagaimana kabar kawan semua? Saya yakin kalian dalam keadaan sehat wala'fiat. Semoga Allah SWT selalu memberikan nikmat sehat dan karunianya untuk kita semua.
Sebelumnya saya mengucapkan terimakasih kepada kawan-kawan yang telah mengunjungi blog saya.
Saya akan memperkenalkan diri saya terlebih dahulu, karna ada pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang.Oleh karena itu Perkenalkan saya Putri Derma RM Mahasiswi dari Institut Agama Islam Sahid Bogor Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).Di sini saya akan sedikit berbagi pengalaman dari kunjungan saya ke PP IPTEK yang bertempat di Taman Mini Indonesia Indah(TMII).Dan saya akan memamparkan Alat peraga yang sudah saya temukan di PP IPTEK akan tetapi saya akan menjelaskan satu alat peraga saja.
Sebelum berlanjut ke pokok materi saya akan memamparkan terlebih dahulu apa itu alat peraga?
Alat Peraga Merupakan suatu alat bantu yang digunakan pengajar untuk memberikan pengajaran kepada murid yang tujuannya agar siswa atau pelajar mampu mempelajari sesuatu bidang yang dipelajari, lebih cepat memahami dan mengerti, dan lebih efektif serta efisien, intinya bahwa alat peraga merupakan salah satu komponen penentu efektivitas belajar dimana alat peraga mengubah materi ajar yang abstrak menjadi kongkrit dan realistik.
Alat Peraga digunakan mulai dari tingkat SD/MI sampai Mahasiswa, begitu banyaknya penggunaan serta aplikasi alat peraga mulai dari gambar, peta, papan tulis hingga ke sistem alat uji dan monitoring yang begitu kompleks menjadi acuan dalam menentukan alat peraga yang baik, dan memberikan kemudahannya sesuai dengan tujuannya.
Di bawah ini adalah Alat peraga penyusun tubuh yang saya dapat dari PP IPTEK.

Dari gambar di atas terlihat mudah bukan alat peraga ini?
Di bawah ini gambarnya sudah tampak jelas
Alat Peraga ini yang saya lihat di PP IPTEK terbuat dari kayu dan di tempelkan menggunakan magnet.Untuk mempermudah kita agar alat ini bisa di aplikasikan di sekolah SD/MI maka saya sederhanakan menggunakan puzzle yang terbuat dari kertas.
Kerangka manusia dari kertas sangat menyenangkan untuk dimiliki. Kerangka ini sangat populer untuk digunakan saat belajar anatomi tubuh, sebagai dekorasi Halloween, atau hanya untuk bersenang-senang. Membuat kerangka manusia dari kertas di rumah dapat membantu Anda mengerti mengenai tulang, sekaligus menjadi aktivitas yang menyenangkan.
Bagian 1
Membuat Kerangka Manusia dari Kertas
1. Pilih Kertas yang akan di gunakan.
- Kertas yang di gunakan bisa berupa kertas mesin pencetak,kertas cardstock atau piring kertas.
- Lebih baik menggunakan gambar yang berbentuk animasi.Kalian bisa temukan di internet.
3. Bagi gambar kerangka menjadi beberapa bagian.
- Pisahkan menjadi beberapa bagian. Setiap bagian kerangka akan dicetak dalam selembar kertas, kertas cardstock, atau piring kertas.
- Tengkorak (kepala)
- Tulang panggul
- 2 Tulang lengan atas
- 2 Tulang lengan bawah dengan tangan
- 2 Tulang paha
- 2 Tulang betis dengan kaki
Bagian 2
Membuat Bagian-Bagian Kerangka
Gabungkan lengan.
Tangan manusia terdiri dari dua bagian, bagian lengan atas dan lengan bawah. Gunakan kertas mesin pencetak atau kertas cardstock untuk setiap bagian lengan. Cetak gambar kerangka yang sudah dicari, atau gunakan gambar tersebut untuk menjadi contoh untuk digambar.- Peserta didik di arahkan untuk menggambar tulang lengan atas dan lengan bawah seperti contoh yang sudah anda berikan.
-
Potong gambar lengan.
- Gambar kaki. Tulang kaki mirip dengan tulang lengan.
Tulang tersebut memiliki dua bagian, tulang bagian atas dan tulang
bagian bawah.
- Sesudah Anda menggambar tulang kaki, potong menggunakan gunting.
5. Gambar tulang rusuk dan tulang panggul.
- Lalu potong menggunakan gunting.
Pastikan untuk menggambar dua lobang mata dan lobang hidung.- Untuk detail lebih mengenai tengkorak, gambar gigi atas dan juga bawah.
Memasang Bagian-Bagian Kerangka Lubangi kertas.
Gunakan pembolong kertas untuk membuat lubang untuk menggabungkan bagian-bagian kerangka.
Jika Anda tidak mempunyai pembolong kertas, gunakan gunting atau pisau.
Demikian penjelasan yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya mohon maaf,semoga artikel yang saya buat bisa bermanfaat bagi kawan di mana pun kalian berada.Terima Kasih,sampai jumpa di artikel yang akan saya buat selanjutnya.
- Lubangi pada bagian atas tengkorak
- Lubangi pada bagian atas tulang rusuk untuk menggabungkan tengkorak dan di bawah tulang rusuk untuk menggabungkan tulang panggul.
- Lubangi pada bagian atas tulang panggul
- Lubangi pada bagian atas dan bawah lengan atas dan lengan bawah.
- Lubangi pada bagian atas tulang paha dan tulang betis.
- Pilih pengkait. Bagian kerangka bisa disambungkan dengan menggunakan benang atau kancing kuningan.
.
- Kancing kuningan dapat Anda temukan di toko buku atau toko alat perlengkapan kantor.
- Benang membantu kerangka untuk bisa bergerak. Kancing kuningan dapat
diikat erat untuk menahan posisi tulang-tulang. Sambungkan
bagian-bagian keranga, dan kencangkan kerangka menggunakan kancing
kuningan.
- Sambungkan bagian bawah tengkorak dengan bagian atas tulang rusuk
- Kencangkan tulang paha di setiap sisi tulang panggul.
- Sambungkan tulang belikat dengan lengan bagian atas.
- Sambungkan lengan bagian bawah dengan lengan atas dan tulang betis dengan tulang betis.
Hal yang Anda Butuhkan
- Gunting
- Kancing kuningan atau benang
- Kertas untuk mesin pencetak, kertas cardstock, atau piring kertas







