Apa kabar kawan semua ? semoga baik dan selalu dalam lindungan Allah SWT. aamiin...
Kembali lagi bersama saya Putri Derma RM. Kali ini saya akan membahas tentang "Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran di Era Revolusi 4.0.(four point zero)".Yang mana untuk memenuhi tugas mata kuliah" Media dan Teknologi"yang di ampu oleh Ibu Hana Lestari, M.Pd.
Bagaimana menarik bukan? materi yang akan kita bahas kali ini.
Semoga bermanfaat untuk kawan semua.
Selamat membaca.
- Teknologi Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0
Dunia memang tengah memasuki era revolusi industri 4.0. Era di mana terjadinya disruptif teknologi. Melalui disrupsi tersebut, hadirlah berbagai teknologi canggih yang memiliki peran besar dalam kehidupan manusia pada masa mendatang, seperti internet seluler berkecepatan tinggi, kecerdasan buatan, maha data, dan teknologi cloud. Selain memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap kehidupan manusia, teknologi-teknologi tersebut juga merupakan ujung tombak banyak perusahaan untuk mengubah pola kerja mereka.
World Economic Forum (WEF) pada 2018 bahkan menyebutkan
banyak perusahaan yang akan melakukan investasi besar-besaran untuk
mengembangkan teknologi tersebut pada periode 2018 hingga 2022. Akibatnya, WEF
memprediksi akan ada sekitar 75 juta peran pekerjaan saat ini yang tergantikan
dengan mesin dan algoritma. Sementara itu, 133 juta peran pekerjaan baru
diprediksi akan hadir pada periode tersebut. Melalui laman resminya, WEF
menyebutkan pekerjaan, seperti Analis Data, Pengembang Perangkat Lunak,
Pengembang Aplikasi, E-commerce, dan Media Sosial Spesialis akan tumbuh subur.
Ini artinya, pekerjaan yang secara langsung bersentuhan dengan penggunaan
teknologi dan data akan mengalami peningkatan secara signifikan.
Beberapa faktor di atas tentu dapat menjadi pertimbangan
banyak orang saat ini untuk menentukan pilihan karir di masa depan, salah
satunya dengan memilih program studi yang tepat saat memasuki jenjang
perguruan tinggi. Sementara itu, perguruan tinggi selaku lembaga pendidikan
juga memiliki peran besar dalam menciptakan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan
industri. Dalam hal ini, lembaga pendidikan wajib memfasilitasi mahasiswa dan
memberikan pendidikan berkualitas untuk bisa berkompetisi secara global.
- Teknologi Pembelajaran di Era Revolusi Industri Four Point Zero
Menghadapi tantangan yang besar era revolusi industri 4.0 ini, maka pendidikan dituntut untuk berubah juga karena kita hanya disungguhkan dua pilihan yaitu berubah atau mati. Termasuk pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Era pendidikan yang dipengaruhi oleh revolusi industri 4.0 disebut Pendidikan 4.0 yang bercirikan pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran dikenal dengan sistem siber (cyber sistem ) dan mampu membuat proses pembelajaran berlangsung secara kontinu tanpa batas ruang dan tanpa batas waktu.
Tantangan pendidikan
pada era revolusi industri 4.0 ini khususnya di Indonesia bukan lagi hanya
berbicara pada masalah klasik yaitu pemerataan dan pemenuhan akses, sarana
prasarana Pendidikan tetapi juga berbicara mutu lulusan yang mampu bersaing
dengan tuntutan perkembangan. Pendidik dituntut untuk bisa beradaptasi dengan
zaman, dituntut menguasai lebih duluan teknologi agar dapat menyesuaikan
dengan peserta didik, jangan sampai peserta didik sudah berada pada revolusi
industry 3.0 sementara pendidiki masih seputar revolusi industry 2.0, peserta
didik sudah memasuki era digital 4.0 sedangkan guru masih bergelut pada era 3.0
kalau sudah situasi demikian yang terjadi maka dipastikan pincang sehingga
titik temu antara guru dengan peserta didik tidak akan ada. Meskipun
perkembangan Pendidikan belum bisa secara optimal mengikuti kecepatan akibat
revolusi industri tersebut tetapi salah satu upaya yang perlu dilakukan
untuk menghadapi tantangan revolusi industri 4.0 ini adalah melalui peningkatan
kualitas guru agar mampu mengajarkan materi dengan pendekatan penerapan
penggunaan Teknologi informasi (TI) dalam proses belajar mengajar kalau tidak
maka akan semakin jauh ketinggalan oleh zaman dan ini berefek pada mutu lulusan.
Seorang pendidik harus bisa memanfaatkan
teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar pada
setiap jenjang pendidikan. Upaya ini dilakukan agar dapat mempersiapkan sumber
daya manusia yang unggul dengan kompetensi global dan mampu beradaptasi pada
era yang ada, meskipun teknologi informasi berkembang demikian cepat dan
sumber-sumber belajar begitu mudah diperoleh, peran guru sebagai pendidik tidak
dapat tergantikan oleh kemajuan teknologi tersebut ketika mampu beradaptasi.
Tantangan seorang pendidik tidak berhenti pada
kemampuan menerapkan teknologi informasi pada proses belajar mengajar akan
tetapi ada 6 kompetensi yang diharapkan dimiliki guru 4.0 yaitu :
Pertama, Critical Thinking and Problem solving (keterampilan
berpikir kritis dan pemecahan masalah). Yaitu kemampuan untuk memahami sebuah
masalah yang rumit, mengkoneksikan informasi satu dengan informasi lain,
sehingga akhirnya muncul berbagai perspektif, dan menemukan solusi dari suatu
permasalahan. Kompetensi ini dimaknai kemampuan menalar, memahami dan membuat
pilihan yang rumit; memahami interkoneksi antara sistem, menyusun,
mengungkapkan, menganalisis, dan menyelesaikan masalah. ini sangat penting
dimiliki peserta didik dalam pembelajaran abad ke 21. Guru era 4.0 harus mampu
meramu pembelajaran sehingga dapat mengekspor kompetensi ini kepada peserta
didik.
Kedua, Communication and collaborative skill ( keterampilan
komunikasi dan kolaborasi). kemampuan berbasis teknologi informasi dan
komunikasi yang harus diterapkan guru dalam pembelajaran guna mengkonstruksi
kompetensi komunikasi dan kolaborasi.
Ketiga, Creativity and innovative skill ( keterampilan berpikir
kreatif dan inovasi). Revolusi mengkehendaki peserta didik untuk selalu
berpikir kreatif dan inovatif, ini perlu agar mampu bersaing dan menciptakan
lapangan kerja berbasisi revolusi industry 4.0. Tentu seorang guru harus
terlebih dahulu dapat kreatif dan inovasi agar bisa menularkan kepada peserta
didiknya.
Keempat, Information and communication technology literacy (
Literasi teknologi informasi dan komunikasi ). Literasi teknologi informasi dan
komunikasi (TIK) menjadi kewajiban guru 4.0, ini harus dilakukan agar tidak
ketinggalan dengan peserta didik. Literasi Teknologi infomasi dan komunikasi
merupakan dasar yang harus dikuasai agar mampu menghasilkan peserta didik yang
siap bersaing dalam menghadapi revolusi industry 4.0.
Demikian materi yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat untuk kawan kawan semua.
Dan saya ucapkan Terima Kasih telah mengunjungi blog saya.
wassalamualikum wr.wb....
Dan saya ucapkan Terima Kasih telah mengunjungi blog saya.
wassalamualikum wr.wb....

Mantap kak, sangat bermanfaat. Terima kasih
BalasHapusMantap kak. Sangat bermanfaat ilmunya
BalasHapusGood
BalasHapusSangat bermanfaat,terimakasih
BalasHapusNuce information
BalasHapusSangat bermanfaat,, terima kasih
BalasHapusterimakasih ilmunya ka
BalasHapusGk tau males pengen beli truck
BalasHapusSangat bermanfaat π
BalasHapusTerimakasih atas wawasan dan ilmu'a Kaka
BalasHapusKeren .. good
BalasHapusIni bisa jadi pembelajaran tuk saya.
BalasHapusTrimakasih.,
nice put, hopefully useful
BalasHapusVery good
BalasHapus